Minggu, 15 Oktober 2017

Oktober 15, 2017

Jumat Berbagi: Menanamkan Rasa Kepedulian Anak sejak Dini

Jumat Berbagi merupakan salah satu program unggulan dari TPA Rumah Ceria yaitu Aku Peduli dan Suka Berbagi. Kegiatan ini diadakan setiap hari Jumat bersamaan dengan kegiatan senam dan kegiatan bersama kelas Bayi, kelas Batita, dan kelas Playgroup. Setiap hari Jumat, anak-anak secara bergantian mendapatkan giliran untuk membawa snack sejumlah teman satu kelasnya. Dalam beberapa minggu terakhir ini, kami mencoba berbagi dengan bertukar snack dengan semua kelas. 








Sebagai program unggulan, aplikasi program Jumat Berbagi ini kami ingin mengajarkan dengan pembiasaan anak suka berbagi dengan temannya. Membiasakan dari pola egoisentris ke pola peduli sosial.









Dalam kegiatan sehari-hari, tidak hanya snack atau makanan saja yang saling berbagi, tetapi juga mainan dan benda miliknya. Dengan adanya program ini, kami juga ingin melatih anak untuk memiliki empati sejak usia dini. Empati ini sangat penting diperlukan anak dalam memasuki dunia sosialnya baik keluarga, sekolah, atau masyarakat ketika dewasa.









Pada akhirnya, tidak hanya anak-anak saja yang diajak untuk mengasah kepekaan dan kepedulian sosial, tetapi para pendidik pun juga sangat diharapkan bisa menjadi teladan bagi anak-anak kami. InsyaAllah... Semoga bisa memberikan contoh yang baik bagi anak-anak di sini. Aminn



Kamis, 05 Oktober 2017

Oktober 05, 2017

momen anak belajar berjalan

Pentingnya Langkah Pertama Si Kecil

Masih ingatkah bunda dengan iklan di televisi, "Wah, anakku sudah bisa berdiri sendiri." Langkah pertama bayi tentu saja akan menjadi momen indah dalam hidup orang tuanya. Setelah itu, sang anak pun akan masuk ke tahap berjalan yang dimulai dengan langkah pertamanya.

Langkah pertama anak merupakan momen yang penting sekali. Saat berjalan atau langkah pertama merupakan tanda dimulainya babak baru tumbuh kembang anak, yaitu dimulainya fase belajar berjalan. "Dalam tahap ini, akhirnya ibu bisa mengatakan 'era menggendong' hampir usai," .

Anak mulai berjalan atau langkah pertama anak juga menjadi tonggak penting dalam perkembangan anak. Tonggak penting itu khususnya dalam perkembangan motoriknya. Ketika anak akhirnya bisa bergerak sendiri dan mulai lepas sendiri serta tidak bergantung orang, mobilitas mereka juga lebih mandiri.

Anak juga, kata dia, menyadari ternyata dia adalah individu terpisah dari mama yang punya keinginan sendiri. "Bagi orang tua, momen anak mulai belajar berjalan ini juga sangat spesial dan menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu,".

Bagi orang dewasa, berjalan terlihat sangat mudah, yaitu dengan melangkahkan kaki saja. Padahal, faktanya tidak sesederhana itu. Soalnya, untuk melangkah dibutuhkan keseimbangan dalam melakukannya.

"Keterampilan utama yang harus dikuasai anak dalam belajar berjalan adalah menjaga keseimbangan. Ketika dia mulai mengangkat kaki satu, satu lagi harus menapak di tanah. Ketika itu, dia juga harus memindahkan titik berat badan dari kaki satu ke kaki yang lain. Itu tidak sederhana untuk anak-anak,".

Anak bisa berjalan tidak instan begitu saja. Untuk itu, anak perlu ada tahapan sebelumnya yang menunjang kemampuan berjalan ini. Ini tentu saja sesuai dengan usianya dan dibantu orang yang berpengalaman dalam hal ini TPA Rumah Ceria.

Untuk mampu berjalan, sebenarnya anak bisa mengembangkan kemampuannya sejak usia tiga bulan. Setiap tahapan belajar berjalan, orang tua harus memberikan stimulasi yang tepat. Ini memang bukan hal yang mudah, secara umum, anak butuh waktu hampir setahun. Tapi, kecepatan belajar berjalan ini pun berbeda untuk tiap anak dan bagaimana pengasuh untuk melatih si anak .

Lalu, kapan anak mulai belajar melangkahkan kaki pertama? langkah pertama anak berbeda-beda usianya, tidak ada patokan untuk usianya, khawatir orang tua jadi kejar target. Ada anak yang berumur 10 bulan, 11 bulan sudah mulai melakukan langkah pertamanya.

"Ada orang tua yang terlalu buru-buru. Begitu anaknya sudah mulai berdiri, langsung diajarkan jalan. Takutnya, ototnya tidak siap. Lebih baik ikuti ritme si anak. Kalau anak memang sudah berdiri-diri, ya sudah jagain saja. Tapi, jangan dipaksa dia untuk jalan. Tinggal dikuatkan saja motoriknya, misalnya, jongkok, berenang, dan lainnya," ujarnya.

Dalam melatih anak belajar berjalan tidak ada batasan waktunya, termasuk harus berapa kali dalam sehari. Itu fleksibel saja. Misalnya, berenang cukup seminggu sekali. "Kasih kesempatan anak saja untuk main, tapi diawasi,".

Langkah pertama atau tahapan berjalan pada anak ini penting karena ini akan menjadi cikal bakal kepercayaan diri anak. Selain itu, sisi motoriknya pun bisa berfungsi maksimal sehingga anak bisa jadi lebih mandiri. n ed: dewi mardiani

TPA Rumah Ceria akan mewakili anda untuk tumbuh kembang anak, membiming anak anda seperti mengasuh anak sendiri. jadi jangan ragu ya
Oktober 05, 2017

Fieldtrip belajar dan bermain

Rabu, 04 Oktober 2017

Oktober 04, 2017

Field Trip

FieldStrip Kraton Yogyakarta

TPA Rumah Ceria jalan jalan nih ke  Kraton Yogyakarta, memberikan pengetahuan tentang sejarah kota yogyakarta.

Senangnya bermain sambil belajar 😀